Lapisan - lapisan di bumi
Lapisan - lapisan di bumi - Bumi adalah planet ketiga yang terdekat dengan matahari. Matahari dengan jarak kurang lebih 149 juta kilometer. Bumi mengadakan rotasi selama 24 jam yang dapat menyebabkan ak semu harian matahari, pergantian siang dan malam, penyerangan arah angin dan arus laut, perbedaan waktu pada tempat - tempat yang berbeda derajat bujurnya. Sedangkan waktu untuk revolusi adalah 365 1/4 hari yang dapat menyebabkan pergantian musim, perubahan siang dan malam. Bumi hanya memiliki 1 satelit yaitu bulan. Bumi kita terdiri dari beberapa lapisan yang dibatasi oleh bidang - bidang diskontinu pada kedalaman 32 km, 2932 km, dan 5182 km. Ada 3 lapisan yang ada di bumi yaitu kerak bumi, mantel, dan inti bumi.
LAPISAN - LAPISAN DI BUMI
1. KERAK BUMI
Kerak bumi merupakan lapisan yang paling luar. Ketebalannya antara 8 hingga 32 km. Unsur - unsur yang menyusun kerak bumi yaitu oksigen, silikon, aluminium, besi, kalsium, natrium, kalium, magnesium, dan unsur lainnya. Kerak bumi merupakan bagian paling atas litosfer yaitu lapisan padat yang terletak di bagian paling luar bumi.
Litosfer dapat dibedakan menjadi 2 yaitu lapisan granitis dengan material penyusun didominasi oleh batuan granit, dan lapisan basaltis dengan material penyusun batuan yang bersifat basa. Kedua lapisan ini tebalnya tidak merata. litosfer juga dibedakan menjadi lapisan sial dan sima. Lapisan sial tersusun atas silisium dan aluminium. terdapat di bagian atas litosfer. Berat lapisan ini adalah 2,8. Lapisan sima tersusun atas silisium dan magnesium. terdapat di bawah litosfer .berat lapisan sima adalah 3,2 lebih padat daripada lapisan sial.
2. MANTEL
Mantel bumi atau sering disebut selimut bumi terdapat di bawah kerak bumi. Batas antara kerak bumi dan selimut bumi disebut lapisan mohorovivic discontinuity. Lapisan ini memiliki ketebalan 2.900
km. Kerak bumi ini terdiri darri unsur silikon, oksigen, besi dan magnesium. Bagian bawah mantel yang dekat dengan inti luar suhunya mencapai 2.200 derajat Celcius. Mantel bersifat cair liar karena perbedaan suhu di bagian bawah mantel mengalami pencairan sedangkan dibagian atas mengalami penggumpalan. Atas, sebaliknya bagian yang menggumpal menjadi berat dan turun ke bawah, akibatnya terjadi peristiwa yang disebut arus konveksi.
3. INTI BUMI
Inti bumi menempati bagian paling dalam dari bumi, dapat dibagi 2 yaitu inti bagian luar dan inti bagian dalam. Inti bagian luar diduga berwujud cair, tebalnya sekitar 2.160 km. Inti bagian dalam diduga berwujud padat, tebalnya sekitar 1.320 km. Suhu pada inti luar antara 2.200 derajat celcius hingga 5000 derajat Celcius, sedangkan pada inti dalam suhu mencapai 5.000 derajat Celcius. Berat jenis lapisan inti bumi diduga kaya akan besi dan nikel. Dugaan ini didasarkan pada perhitungan mengenai Densitasnya bumi. Tetapi dugaan itu juga belum kuat.
Semoga bermanfaat.
LAPISAN - LAPISAN DI BUMI
1. KERAK BUMI
Kerak bumi merupakan lapisan yang paling luar. Ketebalannya antara 8 hingga 32 km. Unsur - unsur yang menyusun kerak bumi yaitu oksigen, silikon, aluminium, besi, kalsium, natrium, kalium, magnesium, dan unsur lainnya. Kerak bumi merupakan bagian paling atas litosfer yaitu lapisan padat yang terletak di bagian paling luar bumi.
Litosfer dapat dibedakan menjadi 2 yaitu lapisan granitis dengan material penyusun didominasi oleh batuan granit, dan lapisan basaltis dengan material penyusun batuan yang bersifat basa. Kedua lapisan ini tebalnya tidak merata. litosfer juga dibedakan menjadi lapisan sial dan sima. Lapisan sial tersusun atas silisium dan aluminium. terdapat di bagian atas litosfer. Berat lapisan ini adalah 2,8. Lapisan sima tersusun atas silisium dan magnesium. terdapat di bawah litosfer .berat lapisan sima adalah 3,2 lebih padat daripada lapisan sial.
2. MANTEL
Mantel bumi atau sering disebut selimut bumi terdapat di bawah kerak bumi. Batas antara kerak bumi dan selimut bumi disebut lapisan mohorovivic discontinuity. Lapisan ini memiliki ketebalan 2.900
km. Kerak bumi ini terdiri darri unsur silikon, oksigen, besi dan magnesium. Bagian bawah mantel yang dekat dengan inti luar suhunya mencapai 2.200 derajat Celcius. Mantel bersifat cair liar karena perbedaan suhu di bagian bawah mantel mengalami pencairan sedangkan dibagian atas mengalami penggumpalan. Atas, sebaliknya bagian yang menggumpal menjadi berat dan turun ke bawah, akibatnya terjadi peristiwa yang disebut arus konveksi.
3. INTI BUMI
Inti bumi menempati bagian paling dalam dari bumi, dapat dibagi 2 yaitu inti bagian luar dan inti bagian dalam. Inti bagian luar diduga berwujud cair, tebalnya sekitar 2.160 km. Inti bagian dalam diduga berwujud padat, tebalnya sekitar 1.320 km. Suhu pada inti luar antara 2.200 derajat celcius hingga 5000 derajat Celcius, sedangkan pada inti dalam suhu mencapai 5.000 derajat Celcius. Berat jenis lapisan inti bumi diduga kaya akan besi dan nikel. Dugaan ini didasarkan pada perhitungan mengenai Densitasnya bumi. Tetapi dugaan itu juga belum kuat.
Semoga bermanfaat.

0 comments